Bisakah kita bayangkan, jika saja mentari menjadi lelah untuk bersinar
Atau hujan enggan untuk membasahi bumi
Atau tumbuhan malas untuk tumbuh
Pastinya hidup ini tidak seperti hidup, hanya sekedar bernafas saja
Pastinya hidup ini hanya sekedar masih bisa membuka mata
atau masih bisa mengeluarkan suara
selain itu hanyalah sebuah kehampaan saja
Jika mentari lelah bersinar
Tentulah dunia ini diselimuti hawa dingin
Tak ada keceriaan bunga-bunga yang bermekaran
Tidak ada keceriaan burung yang berkicau
Jika hujan enggan untuk membasahi bumi
Tentunya tak akan ada pepohonan yang hijau dan rindang
Tak ada ikan yang beriak di kolam
Tak ada anak-anak kecil yang berlari di tengah hujan
Yang ada hanyalah kegersangan dan kesepian
Begitulah juga dengan cinta
Cinta hangat seperti sinar mentari
Cinta sejuk seperti tetes hujan
Cinta berwarna seperti bunga-bunga yang bermekaran
Cinta ceria seperti kicau burung menyambut hari
kita tak mungkin bisa hidup tanpa cinta
seperti kita tak mungkin hidup tanpa sinar mentari
Kita tak mungkin bertahan tanpa cinta
Sama seperti kita tak mungkin bertahan tanpa hujan
Cinta itu adalah kehidupan
Dan di dalam kehidupan ada cinta
Cinta itu seperti nafas
Sama seperti hidup membutuhkan cinta.
Jika kita merasa sanggup hidup tanpa cinta
Sama seperti kita meminta mentari untuk istirahat bersinar
Atau hujan untuk tidak lagi turun