Cuek dan keras kepala memang sesuatu yang menyebalkan. Jika Anda
menghadapi orang dengan sifat tersebut, jangan terburu- buru memvonis
dia melakukan suatu kesalahan yang mutlak! Karena setiap orang memiliki
sifat masing-masing, ada yang lembut dan ada yang keras. Tentu jalan
pikiran seseorang bergantung pada hal tersebut. Jika Anda merasa
terganggu dengan sikap orang yang berwatak egois, itu bukan berarti
bahwa lawan Anda tersebut telah melakukan suatu kesalahan. Perasaan
jengkel Anda disebabkan karena jalan pikiran yang berbeda. Anda melihat
situasi dari sisi “Anda sendiri”, Anda berpikir segala yang terjadi
harusnya sesuai dengan cara Anda. Sedangkan lawan Anda mempunyai jalan
pikiran lain. Memang rumit, tapi pasti ada cara untuk menghadapi orang
dengan sifat yang cuek dan keras kepala. Berikut adalah beberapa
diantaranya :
a. Jangan berusaha merubah
Watak yang menjadi dasar seseorang, tidaklah mungkin dapat dirubah.
Itulah yang membuat manusia berwarna. Jangan sekali-kali mencoba merubah
sifat seseorang! Yang bisa Anda lakukan adalah membuatnya mampu
menyadari dan mengerti tentang hal yang Anda ingin ia mengerti. Lakukan
pendekatan yang tepat, seperti berbicara dengan nada rendah atau saat ia
sedang dalam mood yang baik. Saya yakin dia akan merenungkan apa yang
Anda katakan meskipun dia tidak memberitahukannya dan seolah tak peduli.
Dengan perlahan setelah dia mengerti, dia pasti akan melunakkan
hatinya.
b. Jangan bersikap keras
Jangan menghadapi kekerasan dengan kekerasan. Orang dengan sifat cuek
dan keras kepala lebih tepat dihadapi dengan kasih sayang. Karena jika
dikerasi, dia akan semakin tidak peduli. Mereka alergi dengan bentakan
dan memilih tidak ambil pusing dan seolah tidak terjadi apa-apa. Berbeda
jika kasih sayang yang menghampiri mereka. Mereka akan lebih mau
mendengarkan meski seolah tak peduli.
c. Jangan diatur
Ini adalah salah satu hal yang paling penting. Jangan menjadi possesive
dan suka mengatur. Karena mereka tidak suka diatur. Mereka menganggap
cara mereka adalah yang paling tepat untuk mereka. Tentu setiap orang
mempunyai cara masing-masing untuk menghadapi segala sesuatu. Mereka
akan merasa terganggu jika prinsip mereka diusik.
d. Ambil hatinya dulu
Saat seseorang ingin berbagi, tentu dia akan berbagi kepada seseorang
yang dia percaya. Jadi saat Anda berharap seseorang yang cuek mau
berbagi dengan Anda, ambil hatinya dulu. Buat dia percaya bahwa Anda mau
mendengar segala yang akan dia ceritakan. Make sure bahwa Anda menerima
dia apa adanya dengan segala kekurangan dan kelabihan yang dia miliki
sehingga dia merasa nyaman untuk berbagi. Yakinkan bahwa dia tidak akan
dihakimi atau diejek atas segala kejujuran yang akan ia ungkapkan. Tentu
itu butuh waktu yang lama, setelah dia tau bahwa setiap curahan hati
yang dia ucapkan ditanggapi positif oleh Anda, dilain kesempatan dia
tidak akan segan untuk curhat lagi.
e. Egois + keras kepala = durian
Dari luar terlihat keras dan angkuh, tapi di dalam begitu lembut dan
rapuh. Ya, seperti buah durian. Kebanyakan orang yang bersikap keras
justru berhati lembut. Disinilah kunci utamanya! Orang dengan tipe
seperti ini sangat membutuhkan perhatian yang super, karena dia akan
menyimpan segala sesuatunya sendiri. Ada sisi rapuh disini, dimana dia
mudah terkoyak oleh sesuatu yang mengena seperti kasih sayang. Ambilah
sisi ini, karena sisi tersebut sangat sensitif dan mudah
mempengaruhinya.
f. Sabar
Yang terakhir, bersabarlah dalam menghadapi orang yang cuek dan keras
kepala. Karena untuk menyentuh kehidupan seseorang diperlukan waktu yang
tidak singkat. Ada proses di dalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar