Beberapa hubungan asmara ternyata memiliki
tanggal kadaluarsa, di mana pada akhirnya hubungan yang tadinya manis
harus berakhir. Sayangnya, berakhirnya sebuah hubungan kerap diwarnai
dengan dendam.
Sebenarnya balas dendam setelah putus itu penting nggak sih untuk dilakukan?
Balas dendam biasanya dilakukan karena ingin mengambil kembali harga
diri dan memulihkan rasa sakit yang muncul karena putus cinta atau
karena ulah mantan pacar. Timbul rasa puas ketika dendam sudah
terbalaskan.
Misalnya seperti dalam skenario film, di mana
seorang wanita yang kurang cantik dikhianati cintanya dan diduakan. Ia
kemudian berusaha membalas dendam dengan mengubah penampilan dirinya dan
membuat mantannya jatuh cinta kembali. Setelah mantannya berhasil
kembali, ia mencampakkannya dan memilih pria lain.
Impaskah tindakan itu?
Bisa ya, bisa tidak.
Sebelum melakukan balas dendam pada mantan kekasih, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Dari sisi moral
Pikirkan pertanggung jawaban moral yang harus diemban oleh keluarga
atau orang terdekat apabila suatu saat masalah cinta Anda ini malah
berkembang menjadi sesuatu yang salah. Dengan mengakhiri hubungan, maka
usai sudah kontak Anda dengan mantan kekasih. Lebih baik buka lembaran
baru sehingga hidup Anda bisa menjadi lebih tenang.
Balas dendam hanya akan memicu timbulnya masalah lain, yang mungkin tak terduga sebelumnya.
Pasti ada efek sampingnya
Perasaan kesal, emosi, akan bercampur menjadi satu sehingga menyudutkan
seseorang di sebuah titik. Perasaan tersebut apabila tak dikendalikan
bisa memicu efek samping lain, yang bahkan mungkin lebih merugikan Anda.
Misalnya saja apabila si mantan malah tidak terima dan bermaksud
membalas kembali aksi Anda. Bukankah ini akan menjadi perang yang tak
akan pernah usai?
Memunculkan kebencian
Mereka yang
putus cinta, suatu saat apabila bertemu dimungkinkan masih tetap bisa
menjalin hubungan atau pertemanan. Tetapi, apabila aksi dendam sudah
berbicara, yang muncul dari hubungan keduanya adalah kebencian.
Bahkan kebencian tersebut bisa diturunkan dan mendarah daging pada
generasi selanjutnya, yang padahal tidak pernah tahu duduk
permasalahannya di mana.
Apabila saat ini Anda sedang
dipengaruhi emosi karena telah dikhianati dan ditinggalkan,
pertimbangkan kembali keinginan untuk balas dendam. Percaya saja bahwa
karma itu ada, dan apa yang dilakukan olehnya akan terbayar suatu saat
nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar